NOVEL " TRAVEL ADDICT "

Chapter 2


   

                   MENUJU TUJUAN

   Hari jumat pukul 14.05 WIB gue berangkat dari rumah ke bandara Soekarno Hatta. Gue berempat udah janjian di kumpul di salah satu kafe kopi di bandara. Kita berangkat ke Nusa Tenggara Barat pukul 16.15 WIB. Saat itu Rio dan Reza datang setelah 10 menit gue datang duluan.
“ Ah elah kebiasaan lo berdua datang lama, kan biasanya yang datang lama itukan cewek!” Kataku kepada mereka.
“ Sorry ya Atha yang cantik dan menggemaskan.” Seru mereka sambil menyeringai.
“ Emang gue udah cantik dari dulu ya! Lo berdua datang lama kenapa sih dandan dulu atau apa sih ? Gue heran.” Kataku sambil mengejek.
“ Ya lo tau lah inikan Jakarta, kota macet jadi kita kejebak macet kan yo? “ Kata Reza sambil melirik ke Rio. Dan Rio mengangguk.
“ Banyak alesan lo, sini duduk gue risih liat lo berdiri!” Kataku.
“ Tumben si putri raja Giza belum datang nih? “ Kata Rio menanyakan kepadaku.
“ Iya ya tumben, coba gue telpon dulu.” Ucapku.
“ Halo!” Giza mengangkat telpon  gue.
“ Halo! Lo dimana za ? “ Jawabku.
“ Gue didepan nih mau masuk tunggu! “ Jawab Giza.
“ Oke.”
     Tak lama kemudian Giza datang. Setelah lama menunggu gue, Rio, Giza, dan Reza berangkat dari Jakarta menuju NTT. Setelah berjam-jam di pesawat kami sampai di NTT. Senangnya bisa berlibur dab travelling setelah ujian. Setelah itu kami menuju hotel yang sudah kami pesan dan kami beristirahat dan melanjutkan perjalanan besok.
     Pagi pun telah tiba, kami bersiap-siap untuk ke destinasi pertama di NTT yaitu Danau Kelimutu, Pulau Komodo, dan Gili Laba. Ketika kami menuju tempat yaang dituju ada suatu kejadian yang tidak terduga. Mobil kami menyenggol sedikit mobil yang tepat di depan kita karena tidak tahu disitu ada lampu merah akibat kita terlalu senang. Saat iu juga keluarlah seorang pemuda dari mobilnya, lalu memukul mobil kita menyuruh kita semua keluar. Pemuda itu masih muda, ganteng, dan sepertinya seumuran dengan gue.
“ Woy apa-apaan nih? “ Kata lelaki itu sambil memegang bagian yang lecet dengan nada marah.
“ Sorry gue ga sengaja.” Kata Reza dengan nada baik-baik agar tidak terjadi keributan.
“ Gak sengaja gimana ? Orang ini sampe lecetnya gini!!” Kata lelaki itu sambil menunjukkan lecet dimobilnya.
“ Loh Lo jangan gitu dong emang kita ga sengaja ko!” Kata Giza sambil nada agak tinggi.
“ Iya apaan itumah macetnya gak seberapa kali.” Ucap gue karena kesal.
“ Diem lo berdua!” Ucap lelaki itu.
“ Udah-udah diselesaikan secara baik-baik di pinggir jalan aja udah mau lampu hijau!” Ucap Rio meredam emosi kita semua sambil menyuruh kita masuk kedalam mobil untuk menyelesaikannya di pinggir jalan karena lampu hijau telah menyala. Setelah itu kami ke pinggir jalan untuk menyelesaikan masalah tadi. Akibat ucapan Reza dan Rio yang sangat bijak dan dapat mempengaruhi lelaki itu masalah kami selesai dengan bai-baik. Dan lelaki itu ternyata orang yang baik.
“ Okelah saya maafkan!” Kata lelaki itu.
“ Nama saya Vino!” Kata dia sambil mengulurkan tangannya ke kami.
“ Gue Athala, ini Rio, ini Giza, dan ini Reza.” Jawabku.
“ Oh oke Oke.” Kata Vino.
“ Btw kalian sepertinya bukan orang sini kan?” Tanya Vino kepada kami.
“ Ya, kami dari Jakarta.” Jawab Giza sambil tersenyum.
“ Oh kalian dari Jakarta, kalian mau jalan-jalan disini kah ? “ Tanya Vino.
“ Ya kami disini sedang berlibur haha!” Jawab Reza dengan senang.
“ Oh gitu selamat berjalan-jalan di NTT 😀.” Jawab Vino dengan nada ramah.
“ Iya senang bertemu denganmu.” Kataku sambil tersenyum kepadanya.
“ Bisakah saya meminta nomor telponmu? “ Tanya dia kepadaku.
“ Boleh 08123456789.” Jawabku.
“ Oke akan saya simpan dan jika ada perlu dan bantuan disini kalian bisa menggunakan ini!” Ucap Vino sambil memberikan kartu nama dia kepadaku.
“ Iya terimakasih banyak Bro!!” Kata Reza kepada Vino.
“ Have a nice day.” Kata Vino.
“ Ya! Sampai jumpa!!” Kata kita berempat.
     Setelah itu kami berempat melanjutkan perjalanan kami yang sempat tertunda tadi. Tujuan pertama yaitu Danau Kelimutu, setelah sampai Danau Kelimutu sebelum sampai kami harus melewati jalanan yang penuh rintangan karena itu kami suka rintangan jadi kami menjalani dengan senang. Sesampainya di Danau Kelimutu itu sangat indah dan memukau sekali. Kami disuguhkan oleh pemandangan cantik nan indah luar biasa Allah SWT ciptakan disana kami bersua foto untuk mengabadikan kenangan kenangan kami.
     Setelah dari Danau Kelimutu kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Komodo dan Gili Laba karena kedua tempat itu lumayan dekat. Kami ke Pulau Komodo terlebih dahulu, kami disana bertemu dengan hewan purba reptil raksasa yaitu Komodo, disana kita harus berhati -hati karena mereka sangat bias dan jika kedatangan kita diketahui mereka mereka bisa kabur dan bersembunyi. Disana kita juga mengabadikan momen ini dengan berfoto. Setelah puas di pulau Komodo, gue dan sahabat gue beranjak ke Gili Laba, Gili Laba itu terdapat bukit bukit jadi kita harus naik bukit agar terlihat view yang ada di sana. Kita harus menaiki bukit dahulu dan itu sudah jadi hal biasa bagi kita berempat karena kami sering berpetualang kami menjalankannya dengan senang dan tak terasa kami sampai di puncak bukit. Disana terlihat luas nya pantai dan banyak bukit bukit yang indah dan sejuk dengan ini pikiran kami menjadi segar dan jernih dengan ciptaan Allah SWT. Rasa cape, penat , haus, lapar dan apa apa segala terbayarkan setelah melihat ini semua. Woowww....
Inilah ketika kita semakin banyak melihat dan banyak melakukan perjalanan di alam ini semakin kita selalu bersyukur terhadap yang menciptakan yaitu Allah SWT. Dan dengan ditemani sahabat terbaik itu sebuah anugrah yang terindah yang saya miliki.







Terimakasih telah membaca novel singkat ini 😊 jangan lupa tinggalkan kritik dan sarannya ya 😊

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer