NOVEL " TRAVEL ADDICT "

Chapter 1                        



                         TENTANG KITA 


     Namaku Athala Aerina kehadiranku dimuka bumi ini pada tanggal 14 Februari 1997 menjadi pelengkap kebahagiaan orangtuaku . Aku lahir dikota metropolitan Kota Jakarta. Sebagai daerah yang padat penduduk, macet, dan sibuk.
     Aku menghabiskan waktu kanak-kanakku dengan begitu bahagia tanpa beban. Aku menikmati waktu kanak-kanakku dulu dengan penuh canda tawa, dan perhatian yang melimpah dari orang-orang disekitarku. Rasanya masa kecilku dulu hidup tanpa beban menganggap kehidupan itu selamanya manis.
     Aku tumbuh menjadi anak yang periang dan aku sangat suka berpetualang karena dulu orangtuaku sering mengajakku berpetualang ke beberapa tempat.
    Kini aku mahasiswa ITB semester III. Aku mempunyai banyak teman, aku mempunyai sahabat bernama Reza, Rio, dan Giza. Ketika jam pelajaran sudah habis kami akan berkumpul di tempat tongkrongan kita yaitu di taman kampus. Giza menulis sebuah pesan di grup chat kami.
“ Lo pada dimana ? “ Tulis Giza di pesan grup chat.
“ Gue baru keluar kelas nih! “ Jawabku di grup chat.
“ Gue masih ada dosen nih bentar lagi tunggu aja ya ❤ “. Jawab Reza. Karena Reza dan Rio sekelas jadi Rio gausah jawab pasti mereka bersama.
“ Okelah”. Jawab Giza.
Setelah menunggu lama Reza dan Rio datang.
“Ah elah lama banget lo berdua.” Ujar Giza dengan nada lemas setelah lama menunggu.
“ Maaf ya lama hehe dosennya lama ga keluar keluar.” Kata Rio sambil pasang muka sedih.
“ Gue sama Atha sampe jamuran nih.” Jawab Giza.
“ Maaf maaf hahaha.” Kata mereka berdua.
“ iya iya.” Jawabku.
“ Eh kita jadi gak nih ke NTT ? “  Ujar Reza.
“ Jadilah, hari jumat setelah jumatan kita berangkat ke Bandara gue udah beli tiketnya, nih! “ Kataku sambil menunjukkan e-ticketnya.
“ Wow, mantap kita liburan!!! “ teriak mereka bertiga.
“ Iya setelah kita ujian dan sudah lama kita gak travelling lagi.” Ujar Rio.
“ Yes!” Kata Reza.
“ Ayolah kita makan gue laper dari tadi nih nungguin kalian.” Ujarku.
“ Yuukk!!” kata mereka. Lalu kita beranjak dari tempat duduk dan berjalan menuju parkiran.
    Kami adalah sahabat sejak SMA gatau karena apa gue bisa deket sama mereka bertiga apa karena kita sama-sama menyukai travelling seperti gue. Dari dulu sampai sekarang kalau berangkat sekolah dan kuliah kita selalu berangkat dan pulang bareng.
    Saat tiba di Sixties kami pun langsung duduk dan memesan makanan. Sixties adalah tempat tongkrongan favorit gue daan sahabat gue karena di situ ada makanan andalan kita berempat yaitu Pizza yang super duper enak banget, karena kita sering banget nongkrong disini sampai-sampai para pegawai Sixties kenal dan tahu apa yang akan dipesan oleh kita.
“ Eh ada kalian lagi, mau pesan apa? “ ujar Nadia salah satu pegawai Sixties.
“ Yang biasa mba.” Ujar kami semua.
“ Oke, tunggu ya!” Kata Mbak Nadia.
     Kami pun berbincang tentang akan pergi kemana saja saat di Nusa Tenggara Timur nanti. Ini bukan perjalanan kami berempat yang pertama kali. Karena kami berempat sangat menyukai jalan-jalan atau berpetualang jadi kita sudah Travelling ke beberapa kali ke beberapa tempat di Indonesia. Tempat yang sudah kami berempat kunjungi adalah Mahameru, Bromo, Muncak gunung Rinjani, muncak gunung Ciremai, Bangka Belitung Laskar Pelangi, Raja Ampar dan lain lain. Setelah berbincang bincang lama makanan pun datang.
“ Yeey, udah laper banget nih mba hmm.” Kata Giza sambil mengerutkan dahi dan mulutnya.
“ Selamat makan!” ujar mba Nadia.
“ Terimakasih mbak!!” kata kami semua.
“ Selamat makan semua!” Kataku sambil mengambil pizza.
“ Ya selamat makan!!” kata mereka.
     Kami pun makan dengan lahap akibat kelaparan. Sambil makan kami berbincang-berbincang sambil tertawa akibat kelakuan dua bocah Reza dan Rio mereka adalah pelipur lara gue sehingga gue lupa akan cape kuliah dan segala hal.
     Kadang sekedar berkumpul dengan teman terdekat itu membuat hati penat, lelah, menjadi hilang dengan canda tawa mereka.




Terimakasih telah membaca, tunggu chapter selanjutnya ya 😘😊

Komentar

Postingan Populer